Lima Warga Tewas Akibat Longsor di Sembahe, Deli Serdang

???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????

Peristiwa bencana alam tanah longsor yang melanda wilayah Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), telah memicu duka mendalam. Berdasarkan laporan terkini, sebanyak enam orang warga setempat dikonfirmasi menjadi korban dalam musibah tersebut, di mana lima orang di antaranya dilaporkan telah menghembuskan napas terakhir.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas Medan, Hery Marantika, memberikan konfirmasi resmi mengenai jumlah korban ini saat dihubungi pada hari Rabu (8/4/2026). Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa dari total enam korban yang terdata, lima orang dinyatakan meninggal dunia akibat tertimbun material longsor.


Kondisi Korban dan Dampak Kerusakan

Hery menjelaskan lebih lanjut bahwa musibah ini terjadi ketika material tanah longsor jatuh dan langsung menghantam serta menimbun bangunan rumah milik warga di wilayah tersebut. Selain menelan korban jiwa, terdapat satu orang warga yang berhasil selamat namun mengalami luka-luka yang cukup serius. Saat ini, korban luka tersebut telah dievakuasi dan sedang menjalani perawatan medis secara intensif di rumah sakit terdekat.

“Para korban ini tertimbun di dalam rumah yang terkena dampak langsung longsoran. Saat ini, satu korban luka sedang dalam penanganan pihak medis di RS,” ujar Hery memberikan detail situasi di lapangan.


Pemulihan Akses Jalan dan Transportasi

Terkait dengan kondisi infrastruktur, Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP I Made Parwita, menyampaikan perkembangan terbaru mengenai pembersihan jalur. Ia menyatakan bahwa sisa-sisa material banjir, lumpur, serta pepohonan tumbang yang sempat menutupi akses jalan utama pada Selasa malam telah berhasil disingkirkan oleh petugas gabungan.

Berkat upaya evakuasi material yang dilakukan secara cepat, hambatan lalu lintas kini sudah teratasi. Sejak Selasa malam hingga hari Rabu ini, arus kendaraan yang melintasi kawasan tersebut dikabarkan sudah kembali berjalan dengan normal tanpa kendala berarti.


Upaya Evakuasi Gabungan dan Penyebab Bencana

Sebelumnya, kabar mengenai banjir dan tanah longsor di wilayah Sembahe ini juga ditegaskan oleh Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sumut, Kombes Rantau Isnur Eka, yang mengonfirmasi bahwa situasi di Sembahe memang mengalami kondisi darurat longsor.

Pemicu utama dari rentetan bencana ini adalah intensitas hujan yang sangat deras yang mengguyur lokasi sejak Selasa (7/4) malam. Menanggapi kondisi tersebut, tim gabungan yang terdiri dari personel Brimob, Basarnas (SAR), TNI, serta jajaran Polsek setempat langsung terjun ke titik lokasi guna melakukan penyisiran dan pertolongan.

Hingga saat ini, sinergi antara petugas keamanan, tim penyelamat, dan partisipasi aktif masyarakat sekitar terus diperkuat. Mereka secara bahu-membahu melakukan proses pencarian terhadap korban yang tertimbun serta melaksanakan prosedur evakuasi demi memastikan keamanan warga di wilayah terdampak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *